"Study Of The Tongue"
Lidah
itu lebih "malang" nasibnya dibanding hati kita. Dia harus merasakan
pahit, manis, asam, pedas, asin, bahkan tengik dsbgnya. Dia juga harus
merasakan dingin, panas, obat, madu, keras, lembut, semuanya. Non stop
setiap hari, tidak pernah protes, tidak pernah berhenti.
Sedangkan hati kita, baru terpanah sepucuk masalah, bisa langsung semaput semalaman, seharian, bahkan seminggu atau berbulan2.
Maka belajarlah dari tangguhnya lidah. Tetap teguh setiap hari.
*Tere Liye

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Coret In Here